BIKIN PROMO LEWAT MEDSOS DI TANGKAP POLISI

BIKIN PROMO LEWAT MEDSOS DI TANGKAP POLISI

BIKIN PROMO LEWAT MEDSOS DI TANGKAP POLISI –  4 Orang tersangka mempermosikan judi online lewat medsos dan di tangkap oleh polisi serta barang barang yang di gunakan untuk membuat promosi di sita polisi juga.

Empat orang kaki tangan bandar judi online di Palembang, ditangkap oleh unit V Subdit III Jatanras, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan. Keempat tersangka tersebut yakni MI (28), SS (27), MA (24) dan AR (28). Para tersangka ini ditangkap di tempat berbeda, pada Selasa (11/1/2022). Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Agus Prihadinika mengatakan, para tersangka ini menggaet para pemain judi online melalui media sosial. Di mana website judi online yang dikelola oleh bandar bernama PION 365 dipasang di setiap akun Facebook.

Para pemain yang berminat dalam judi itupun nantinya akan diminta melakukan deposit sejumlah uang sebelum bermain judi. “Berapa omsetnya sekarang masih kita dalami termasuk sudah berapa lama mereka beroperasi. Keempat (orang) ini adalah kaki tangan, sementara bandarnya sekarang masih kita kejar,” kata Agus, saat melakukan gelar perkara, Jumat (14/1/2022). Menurut Agus, keempat kaki tangan ini akan mendapatkan upah bila berhasil menggaet para pemain. Semakin banyak pemain judi online yang mendaftar di akun judi dan melakukan deposit, penghasilan mereka pun nantinya akan terus bertambah.

 

“Jadi iklan itu dipasang di Facebook, jika kita klik iklan tersebut nanti akan langsung terbawa ke alamat website judi online yang mereka kelola,” terangnya. Dari tersangka didapatkan barang bukti berupa uang tunai Rp 5,7 juta, empat unit laptop, enam unit handphone, dan satu kartu ATM. “Para tersangka dikenakan pasal 303 KUHP tentang perjudian ancaman penjara lima tahun,” tegas Agus.

Kepala Polrestabes Palembang, Komisaris Besar Polisi Mokhamad Ngajib mengatakan, Ubey menerima sejumlah uang dari tindakannya tersebut.

BACA JUGA : Gunakan Tips Terbaik Ini untuk Bermain Lotere

“Tersangka mengunggah konten (judi online) setelah menerima pesan Instagram dari seseorang, kemudian mendapat Rp 4 juta dua pekan, selanjutnya Rp 400 ribu, kemudian tersangka diundang ke dalam grup SIP 777,” kata Ngajib dikutip dari Antara, Selasa (10/5/2022).
Sementara itu Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi mengatakan, dari Ubey polisi turut menyita sejumlah barang bukti.
Barang bukti itu berupa kartu ATM, satu unit ponsel beserta SIM card dan email yang terhubung dengan akun Instagram milik Ubey.
Atas perbuatannya AS dijerat dengan Pasal 27 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informatika dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana penjara selama enam tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar. –